Bagaimana dapur yang baik?
ZACKY MUSTAFA
zackymustafa24@gmail.com
BAGAIMANAKAH DAPUR YANG BAIK?
Dapur adalah ruangan khusus yang digunakan untuk proses pengolahan makanan
Dapur yang baik adalah dapur yang memenuhi persyaratan persyaratan sebagai berikut.
LOKASI DAN BANGUNAN
LOKASI
Dapur yang baik terletak pada lokasi yang terhindar dari pencemaran yang diakibatkan antara lain oleh debu, asap, serangga dan tikus. Tidak berdekatan dengan sumber pencemar antara lain tempat pembuangan sampah umum, WC umum dan pengolahan limbah yang dapat diduga mencemari hasil produksi makanan.
Bangunan
Bangunan dan rancang bangun harus dibuat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, terpisah dengan tempat tinggal. Ukuran dapur paling tidak 40% dari ruang makan atau 27% dari luas bangunan
PERSYARATAN FISIK
a. Lantai. Lantai dibuat kedap air, rata, tidak licin dan mudah dibersihkan. Pertemuan lantai dengan dinding tidak boleh membuat sudut mati.
b. Dinding. Permukaan dinding sebelah dalam harus rata, mudah dibersihkan. Konstruksi dinding tidak boleh dibuat rangkap, permukaan dinding yang terkena percikan harus dibuat kedap air atau dilapisi dengan bahan kedap air dan mudah dibersihkan seperti porselin dan sejenisnya setinggi dua meter dari lantai.
c. Ventilasi. Ventilasi alam harus cukup menjamin peredaran udara dengan baik, dapat menghilangkan uap, gas, asap, bau dan debu dalam ruangan. Ventilasi buatan diperlukan bila ventilasi alam tidak dapat memenuhi persyaratan.
d. Pencahayaan. Intesnsitas pencahayaan setiap ruangan harus cukup untuk melakukan pekerjaan pengolahan makanan secara efektif dan kegiatan pembersihan ruang. Disetiap ruang kerja seperti gudang, dapur, tempat cuci peralatan dan tempat pencuci tangan, intensitas pencahayaan sedikitnya 10 foot candle. Pencahayaan/penerangan harus tidak menyilaukan dan tersebar merata sehingga sedapat mungkin tidak menimbulkan bayangan yang nyata.
e. Tempat mencuci tangan
Tempar cuci tangan dibuat dari bahan rapat air dan mudah dibersihkan. Lalu, tersedia sabun atau detergen spesifik pencuci tangan, sehingga tangan betul- betul terbebas dari bakteri ketika mengolah makanan. Lalu, tersedia tissu buat menggantikan handuk nan umumnya dipakai bersama-sama, kurang bersih, dan bisa berfungsi sebagai media penularan bakteri.
f. Langit-langit. Permukaan rata, bewarna terang serta mudah dibersihkan. Tidak terdapat lubang-lubang, tinggi langit-langit dari lantai sekurang-kurangnya 2,4 meter.
g. Tempat sampah
Sampah dapur sebaiknya dipisahkan menjadi dua bagian, yaitu sampah basah nan bisa dimanfaatkan buat makanan ternak, dan sampah kering nan terdiri dari kaleng, botol, dan bahan-bahan nan mudah terbakar.
SANITASI
1. Selalu dalam keadaan bersih.
2. Mempunyai cukup persediaan air bersih untuk mencuci bahan makanan
3. Mempunyai tempat sampah.
4. Alat-alat dapur selalu dalam keadaan bersih
5. Mempunyai ventilasi yang cukup guna memasukkan udara segar serta mengeluarkan asap dan bau yang kurang sedap.
6. Mempunyai tempat penyimpanan yang baik, artinya tidak sampai tercemar oleh bibit penyakit dan serangan serangga dan tikus.
7. Tidak mmeletakkan zat-zat yang berbahaya insektida berdekatan dengan bumbu dapur atau bahan makanan.
TATA LETAK DAPUR
1. Memungkinkan dilakukan kegiatan pengolahan makanan secara runtut dan efisien
2. Terhindarnya kontaminasi silang produk bahan makanan mentah, peralatan kotor, dan limbah makanan.
Tata letak dapur ditempatkan di suatu ruang sehingga
1. Memudahkan perawatan, pembersihan, dan pencucian
2. Berfungsi sesuai tujuan pengguna
3. Diletakan sesuai proses pengolahan makanan.
Semoga bermanfaat. Terimakasih..
Komentar
Posting Komentar